Dari kejauhan ada kesayuan

Kadang-kadang lagu-lagu yang bergema dek gegendang telinga memang menyesakkan sekeping hati. Entahla kenapa!!1 Tapi ia bagai menyeksa diri ini. Walaupun seksaannya hanya seketika cuma. Tapi cukup terkesan dek hati. Adusss!!! Cuba fahami lirik ini

*****************
dimalam yang sesunyi iniaku sendiri tiada yang menemaniakhirnya kini kusadaridia telah pergi tinggalkan diriku

adakah semua kanterulangkisah cintaku yang seperti duluhanya dirimu yang kucinta dan kukenangdidalam hatiku takan penah hilangbayangan dirimu untuk selamanya

mengapa terjadi kepada dirimuaku tak percara kau telah tiadaharuskah ku pergi tinggalkan duniaagar aku dapat berjumpa dengan mu

**********

Takkan selamanya tanganku mendekapmu
Takkan selamanya raga ini menjagamu

Seperti alunan detak jantungku
Tak bertahan melawan waktu
Semua keindahan yang memudar
Atau cinta yang telah memudar

Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi

Biarkan aku bernafas sejenak
Sebelum hilang

Tak kan selamanya tanganku mendekapmu
Tak kan selamanya raga ini menjagamu
Jiwa yang lama segera pergi
Bersiaplah para pengganti

****************

Mmg sungguh tiada yang abadi, cuma ada yang kekal hanya Allah. Kita harus menerima segala ketentuanNya dengan hati terbuka. Iyer x dayah... iyer...iyerr... redha dengan ketentuan. Biarkan bekas di hati. Ia akan pulih di tinggal saat.

***************

Hujan di tingkat 6
3.22pm, 4sep08

0 comments: